Peninggalan Purbakala di Pagaralam Kurang Perawatan Ilustrasi Situs Megalit yang ada di Pagaralam | Ist PAGARALAM – Sejumlah peninggalan purbakala berupa dolmen, arca batu gendong anak dan arca kerbau di Desa Jambat Akar, Tegur Wangi Lama, Muarasiban, Ujanmas Lama, Mingkik, Rimbacandi dan dibeberapa tempat lainnya di Kota Pagaralam, kondisinya memprihatinkan. Pantauan Kabar Sumatera, Rabu (13/8), sejumlah peninggalan purbakala seperti dolmen yang di Dusun Jembat Akar, ukiran batu mengendong anak di areal persawahan, tapak tangan batu dan arca di Cawang Baru, arca dan situs Mingkik, dan ratusan situs lainya tersebar di lima kecamatan, sebagian besar sudah rusak dan ada beberapa bagian sudah patah. Ada juga benda-benda tersebut, yang dipenuhi tumpukan sampah, dan beberapa bagian sudah terpencar sehingga menjadikan batu-batu tersebut kehilangan bentuk aslinya. Petugas Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi, Sumsel, Bengkulu dan Babel, A...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pondok Teteh Resto Cafe Pondok Teteh Resto Cafe selalu berusaha memberikan pelayanan, makanan minuman yang berkualitas dan k ebersihan yang selalu dijaga sebaik mungkin. Jangan takut kantong bolong untuk mendapatkan makanan terbaik, karena semua menu Pondok Teteh Resto Cafe harganya sangat terjangkau. Seluruh kalangan masyarakat dapat makan, minum ataupun bersantai disini dari anak sekolah, mahasiswa, karyawan kantor, pebisnis ataupun keluarga yang ingin suasana makan yang menyenangkan dan nyaman. Nikmati juga free karaoke, children playground disini, juga live music setiap malam minggu (atau minggu malam). Semua yang terbaik diberikan demi kepuasan seluruh tamu Pondok Teteh Rest...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Walikota Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2019 Pemerintah Kota Pagar Alam menggelar upacara bendera memperingati Hari Pahlawan tahun 2019, di lapangan Merdeka Alun-alun Utara Kota Pagar Alam, Minggu (10/11/2019). Upacara yang dipimpin oleh inspektur upacara Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, berlangsung khidmat. Upacara diikuti oleh forkopimda, TNI, Polri, instansi vertikal, OPD, camat, lurah, kepala sekolah, organisasi masyarakat, komunitas pecinta alam, hingga perwakilan pelajar. Pada kesempatan tersebut, Walikota Alpian Maskoni membacakan sambutan Menteri Sosial Juliari P Batubara. Hari Pahlawan tahun 2019 mengangkat tema “Aku Pahlawan Masa Kini”. Upacara kali ini dirangkai dengan pemberian penghargaan dari Pemkot Pagar Alam kepada ASN purna tugas, serta pen...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Tentang Kota Pagar Alam Kota Pagar Alam adalah salah satu kota di provinsi Sumatra Selatan yang dibentuk berdasarkan Undang–Undang Nomor 8 Tahun 2001 (Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 88, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4115), sebelumnya kota Pagar Alam termasuk kota administratif dalam lingkungan Kabupaten Lahat. Kota ini memiliki luas sekitar 633,66 km² dengan jumlah penduduk 126.181 jiwa dan memiliki kepadatan penduduk sekitar 199 jiwa/km². Kota ini berjarak sekitar 298 km dari kota Palembang dan juga berjarak sekitar 60 km di sebelah barat daya Kabupaten Lahat. Kota ini sekarang dipimpin oleh dr. Hj. Ida Fitriati, M.Kes., dan Novirzah Djazuli, SE Sebagai wali kota dan wakil wali kota Pagar Alam periode 2013-2018. Geografis Batas wilayah Berikut ini adalah perbatasan wilayahnya dengan kabupaten lainnya: Utara kabupaten Lahat Timur Kabupaten Lahat dan kabupaten Muara Enim Selatan kabupaten Kaur Barat Kabupaten Lahat dan ka...
kota pagar alam
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kota Pagar Alam Kota Pagar Alam sebuah kota yang berstatus otonom berada di wilayah di Provinsi Sumetara Selatan. Kota Pagar Alam meliputi lima kecamatan dan 36 desa/kelurahan. Lima kecamatan tersebut ialah Kecamatan Pagar Alam Utara, Pagar Alam Selatan, Dempo Utara, Dempo t engah d an d emp o selatan. Luas Kota Pagar Alam mencapai 633,66 km2, yang paling luas ialah Kecamatan Dempo Selatan dan yang paling sempit Kecamatan Pagar Alam Utara. Jumlah penduduk Kota Pagar Alam tahun 2010 mencapai 126.363 jiwa, yang paling banyak penduduknya ialah Pagar Alam Selatan dan yang paling sedikit ialah Dempo Selatan. Tingkat kepadatan penduduk Kota Pagar Alam mencapai 199 jiwa per km2, yang paling padat ialah Pagar Alam Selatan dengan tingkat kepadatan 712 jiwa per km2, dan yang paling jarang ialah Dempo Selatan hanya 49 jiwa per km2.